Sifat-sifat stratifikasi sosial
Terdapat
dua sifat atau sistem stratifikasi sosial dalam masyarakat, ada yang bersifat
terbukan dan ada yang berifat tertutup. Stratifikasi sosial yang terbuka ada
kemungkinan anggota masyarakat untuk dapat berpindah dari status satu ke status
lainnya berdasarkan usaha-usaha tertentu. Misalnya seorang petani mempunyai
kemungkinan untuk dapat menjadi tokoh agama jika ia mampu dapat meningkatkan
nilai kesalahannya dalam menjalankan agamanya.
Dengan
demikian berarti dalam sistem stratifikasi terbuka, setiap anggota masyarakat
